English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Cari Postingan

Kumpulan Materi Diklat Pustakawan Pola 110 Jam, 19-29 Oktober 2015

Materi dapat di download disini : Koleksi Buku PDF

Saat ini pustakawan sekolah wajib memiliki sertifikat pola 110 Jam dan kepala perpustakaan wajib mengikuti pola 120 jam yang dilaksanakan oleh Perpustakaan Provinsi dan Perpustakaan Nasional RI. Sesuai dengan Permendiknas No.25 tahun 2008, tentang standart tenaga perpustakaan  sekolah/madrasah

Adapun Materi Diklat yang disampaikan adalah :
1. Kebijakan pengembangan dan pembinaan perpustakaan di Kalimantan Timur
2. Pengembangan Program Perpustakaan
3. Wawasan Pendidikan Tenaga Perpustakaan
4. Manajemen Perpustakaan
5. Pengembangan Koleksi Perpustakaan
6. Pengorganisasi informasi
7. Layanan jasa dan sumber informasi
8. Teknologi Informasi Perpustakaan
9. Promosi Perpustakaan
10. Literasi Informasi
11. Komunikasi Interpersonal

Brosur Perpustakaan

Pengertian brosur menurut situs ensiklopedia online terbesar Wikipedia adalah media publikasi yang diterbitkan secara tidak berkala (tidak reguler) yang terdiri dari beberapa halaman (umumnya sedikit) yang memuat informasi atau penjelasan tentang suatu produk, layanan, fasilitas umum, profil perusahaan, profil instansi, profil sekolah, atau yang lainnya sebagai sarana untuk beriklan atau berpromosi.

Pengertian brosur lainnya adalah sebuah media yang digunakan untuk pemasaran (iklan atau promosi) yang dibagikan secara gratis dan tanpa daftar yang bagus digunakan oleh para konsumen untuk mengetahui keunggulan-keunggulan suatu produk (barang atau jasa). Brosur ini dibuat oleh produsen dengan tujuan memudahkan para konsumen untuk mengenali kelebihan-kelebihan sebuah produk.

Pengertian brosur lainnya adalah sebuah media atau alat promosi yang dicetak (umumnya dari kertas) yang berisikan informasi mengenai suatu penawaran (kelebihan-kelebihan) suatu produk, layanan, program atau apapun itu yang ditujukan untuk sasaran pasar atau pelanggan tertentu. Brosur ini dibagikan secara gratis (cuma-cuma) sebagai upaya produsen dalam hal pemasaran dan promosi. 

Fungsi Brosur Sesuatu yang dibuat tentu memiliki fungsi dan peranannya, begitu juga dengan brosur. Fungsi dari brosur adalah memberikan penjelasan dan pemahaman tentang suatu produk, layanan, program yang ditawarkan oleh produsen kepada konsumen. Brosur digunakan sebagai alat pelengkap promosi karena media-media lain memiliki keterbatasan dalam hal menyampaikan atau waktu yang begitu singkat sehingga belum tentu konsumen memahami apa yang dijelaskan dalam media itu.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2015

Kegiatan Pawai Baju Adat
Dalam rangka memeriahkan Hari Sumpah Pemuda, SD Islam Bunga Bangsa melalui Wakasisnya yaitu Bapak Nu'man Abdullah, S.P, menyusun program dengan agenda Pawai Baju Adat, Lomba Kebersihan Kelas, Lomba Mading Kelas dan  Lomba Paduan Suara dengan lagu daerah yang diikuti oleh seluruh siswa(i) SD Islam Bunga Bangsa

Sumpah Pemuda adalah salah satu tonggak sejarah yang penting bagi bangsa Indonesia. Seperti kita telah ketahui, ada tiga butir penting Sumpah Pemuda, yaitu bertanah air satu, berbangsa satu, dan berbahasa satu. Tiga hal ini merupakan faktor penting bagi negara kita.

Lomba Paduan Suara Lagu Daerah
Sumpah Pemuda merupakan bukti otentik bahwa pada tanggal 28 oktober 1928 Bangsa Indonesia dilahirkan, Proses kelahiran Bangsa Indonesia ini merupakan buah dari perjuangan rakyat yang selama ratusan tahun tertindas dibawah kekuasaan kaum kolonialis pada saat itu, kondisi ketertindasan inilah yang kemudia mendorong para pemuda pada saat itu untuk membulatkan tekad demi Mengangkat Harkat dan Martabat Hidup Orang Indonesia Asli, tekad inilah yang menjadi komitmen perjuangan rakyat Indonesia hingga berhasil mencapai kemerdekaannya 17 tahun kemudian yaitu pada 17 Agustus 1945.

Sesuai namanya, Sumpah Pemuda dirumuskan

Observasi Lapangan Diklat Pola 110 Jam Pada SMP YPK Bontang dan KPAD Bontang


Rabu, 28 Oktober 2015, seluruh peserta diklat pola 110 jam mengikuti kegiatan Observasi Lapangan ke Bontang dengan Tujuan tempat OL adalah SMP YPK Bontang dan KPAD Bontang. Dengan Menggunakan Bis Wisata yang disediakan oleh Panitia Pelaksana Badan Perpustakaan Provinsi Kalimantan Timur, peserta dan pendamping kelompok berangkat menuju Bontang pada pukul 07.00. Turut mendampingi kegiatan OL Bapak Drs. H.Sumindar, M.Si Drs.  Ketua PDIP Kaltim dan Kabid. Pengembangan dan Pembinaan Badan Perpustakaan Provinsi Kalimantan Timur

Observasi Lapangan pada Diklat Pola 110  adalah metode pengumpulan data melalui pengamatan langsung atau peninjauan secara cermat dan langsung di lapangan atau lokasi penelitian. Dalam hal ini, peneliti dengan berpedoman kepada desain penelitiannya perlu mengunjungi lokasi penelitian untuk mengamati langsung berbagai hal atau kondisi yang ada di lapangan. Penemuan ilmu pengetahuan selalu dimulai dengan observasi dan kembali kepada observasi untuk membuktikan kebenaran ilmu pengetahuan tersebut. khususnya di Bidang Perpustakaan, baik dari segi layanan, otomasi, sarpra dan anggaran sebuah Perpustakaan yang sudah terkelola dengan bak.

Tujuan Observasi Lapangan bagi peserta diklat adalah agar dapat memperoleh gambaran tentang pengelolaan sebuah perpustakaan yang sudah terakreditasi dngan nilai Bagus. Dari hasil observasi kita akan memperoleh gambaran yang jelas tentang masalahnya dan mungkin petunjuk-petunjuk tentang cara pemecahannya. Jadi, jelas bahwa tujuan observasi adalah untuk memperoleh berbagai data konkret secara langsung di lapangan atau tempat penelitian.

Pada kegiatan OL ini peserta diklat dibagi dalam 3 kelompok yang masing-masing beranggotakan  8 orang dengan judul makalah yang berbeda. setelah melaksanakan OL tiap kelompok wajib membuat makalah hasil Observasi Lapangan dan mempresentasikannya pada hari terakhir diklat untuk melihat sejauh mana pengetahuan peserta setelah mengikuti diklat ini. 


Mading perca limbah plastik dengan tema Sumpah Pemuda oleh kelas 2 Utsman bin Affan

Ditulis Oleh : Dyan Widya AGustina, MA


Mading perca limbah plastik dengan tema Sumpah Pemuda oleh kelas 2 Utsman bin Affan bersama Ms Dyan Agustina dan Mr Marvarid Jani Effendi. Go Green School! Let us save environment by using recycled products. Tema ini diusung oleh Ms Dyan dan Mr Farid bertujuan agar Green School bukan sekedar slogan, material plastik limbah pembungkus sabun dan kemasan pewangi adalah salah satu jenis limbah rumah tangga yang gampang dijumpai sehari-hari. 

Dengan menggunakan limbah plastik untuk menyelesaikan mading pada lomba mading Sumpah Pemuda 2015 ini, kelas 2 Utsman berharap mampu memberi contoh sikap dan tindakan baik dalam mengisi pembangunan manusia yang cerdas dan berakhlak mulia.

Diklat Pengelolaan Perpustakaan Pola 110 Jam


Dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang pengelolaan Perpustakaan. Pengurus Daerah Ikatan Pustakawan Indonesia Kalimantan Timur Samarinda bekerjasama dengan Badan Perpustakaan Provinsi kalimantan Timur, menyelenggarakan kegiatan Diklat bagi para pengelola/calon pengelola perpustakaan pada tanggal 19-29 Oktober 2015, bertempat di Badan Perpustakaan Provinsi Kalimantan Timur, ruang Balai Pustaka lantai 2. Yang diikuti oleh +/- 25 orang pustakawan yang berasal dari perpustakaan khusus, perpustakaan sekolah,  perpustakaan instansi dan perpustakaan umum kabupaten kota yang berada diwilayah provinsi Kalimantan Timur.

Adapun Materi Diklat yang akan disampaikan adalah :
1. Kebijakan pengembangan dan pembinaan perpustakaan di Kalimantan Timur
2. Pengembangan Program Perpustakaan
3. Wawasan Pendidikan Tenaga Perpustakaan
4. Manajemen Perpustakaan
5. Pengembangan Koleksi Perpustakaan
6. Pengorganisasi informasi
7. Layanan jasa dan sumber informasi
8. Tekbologi Informasi Perpustakaan
9. Promosi Perpustakaan
10. Literasi Informasi
11. Komunikasi Interpersonal
12. Perawatan Bahan Pustaka
13. Etika Tenaga Perpustakaan
14. Peningkatan Minat dab Gemar Membaca
15. Praktik Kerja Perpustakaan
16. Studi Banding Perpustakaan
17. Seminar Pengelolaan Perpustakaan
18. Evaluasi

Saat ini pustakawan sekolah wajib memiliki sertifikat pola 110 Jam dan kepala perpustakaan wajib mengikuti pola 120 jam yang dilaksanakan oleh Perpustakaan Provinsi dan Perpustakaan Nasional RI. Sesuai dengan Permendiknas No.25 tahun 2008, tentang standart tenaga perpustakaan sekolah/madrasah

Acara diklat di buka secara resmi oleh Kepala Badan Perpustakaan Provinsi yang diwakili oleh Kepala Bidang Pengembangan dan Pembinaan Badan Perpustakaan Provinsi Bapak Drs. Sumindar, M.Si

Short Presentation about Environmental Theme. Cambridge English - Unit 3 Where We Live. Grade 5 Group C.

Ditulis Oleh : Dyan Agustina, MA


Kegiatan ini melatih siswa untuk percaya diri dalam mengungkapkan pikiran dan pendapat mereka tentang permasalahan lingkungan, dengan menggunakan bahasa Inggris sederhana sesuai dengan konteks tema.

Pada kegiatan ini diajarkan penggunaan modals may, could, dan penggunaan shouldnt dan should. Siswa siswi diberi waktu maksimal 5 menit untuk menyampaikan ide mereka.

Pada unit ini mereka juga memberikan saran yang dapat dilakukan untuk menghemat energi dengan menggunakan poster buatan mereka sendiri yang sudah diselesaikan pada pertemuan sebelumnya. Karya terbaik akan dipajang di mading sekolah.

Pemeriksaan Kesehatan Rutin Siswa(i) SMP Islam Bunga Bangsa

Laporan : Ibu Sri Widia Arti, S.Pd (Waka Kesiswaan SMP Islam Bunga Bangsa)


Setiap Bulan Siswa(i) SMP Islam Bunga Bangsa mendapatkan pemeriksaan Rutin dari UKS Bunga Bangsa. pada pemeriksaan kali ini ada yang berbeda, karena pemeriksaan kesehatan langsung oleh TIM Penjaringan Kesehatan Puskesmas Temindung Sebanyak 7 Orang tim medis 5 sebagai pemeriksa dan dua lainnya mendata siswa.

Pemeriksaan kesehatan diantara : pemeriksaan tekanan darah, berat badan, gigi, mata, dan telinga. Pemeriksaan kesehatan di laksanakan pada Hari Kamis, tanggal 15 Oktober 2015, bertempat di Gedung SMP Islam Bunga Bangsa.

Pemeriksaan kesehatan  adalah suatu rangkaian uji kesehatan yang dilakukan secara menyeluruh dengan tujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan Siswa(i) SMP Islam Bunga Bangsa secara berkala. Jadi dengan melakukan pemeriksaan kesehatan, dapat mengetahui sejak dini penyakit apa saja yang sudah bersarang atau kemungkinan menyerang tubuh kita. Pemeriksaan Kesehatan bertujuan untuk membandingkan status kesehatan Siswa dibulan sebelumnya, apakah terjadi peningkatan atau penurunan kondisi kesehatan.

Workshop Pendampingan Kurikulum 2013 bagi Kepala Sekolah Dasar Rintisan Provinsi Kalimantan Timur

Ditulis Oleh : Yenny Dwi Seviawati, ST

Agar Implementasi kurikulum 2013 bagi sekolah dasar rintisan berjalan dengan baik dan lancar, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur menyelenggarakan workshop pendampingan kurikulum 2013 dan penyaluran Bansos bagi Kepala Sekolah Dasar rintisan provinsi Kalimantan Timur dan Yang dilaksanakan pada tanggal 7 s.d 9 Oktober 2015 bertempat di Hotel Grand Sawit, Samarinda.

Tujuan dari kegiatan ini secara umum dimaksudkan untuk menjamin terlaksananya Implementasi Kurikulum 2013 pada sekolah dasar rintisan Pemerintah (sekolah sasaran) secara efektif dan efisien dengan memungkinkan pelibatan sekolah dasar pelaksana kurikulum 2013 secara mandiri.

Peserta dari kegiatan ini terdiri dari 46 kepala sekolah dasar rintisan pemerintah se provinsi Kalimantan Timur, salah satu peserta adalah Bapak Drs. H. Supriyadi,SE selaku kepala sekolah SD ISLAM BUNGA BANGSA SAMARINDA. Karena berdasarkan SK Balitbang Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 022/H/KR/2015 tentang Satuan Pendidikan yang melaksanakan Kurikulum 2013 maka secara resmi SD ISLAM BUNGA BANGSA menjadi Sekolah Rintisan Penerapan Kurikulum 2013. 

Seminar dan Lokakarya Parenting Yayasan Bunga Bangsa bersama Miftahul Jinan


Jum'at, 09 Oktober 2015, bertempat di Aula Serbaguna SMA Islam Bunga Bangsa, berlangsung kegiatan Seminar dan Lokakarya (SEMILOKA) dengan nara sumber Bapak Drs. Miftahul Jinan,M.Pdi, Trainer Handal dan penulis buku-buku Best Seller Parenting, yang diikuti oleh Wali Siswa (Perwakilan POS), guru dan karyawan Bunga Bangsa yang berada di Lingkungan Yayasan Bunga Bangsa.

Tahapan Pembentukan Karakter

        Karakter adalah watak, tabiat, akhlak, atau kepribadian seseorang yang terbentuk dari hasil internalisasi berbagai kebajikan (virtues) yang diyakininya dan digunakannya sebagai landasan untuk cara pandang, berpikir, bersikap, dan bertindak (Puskur, 2010). Ada beberapa cara dalam proses pembentukan karakter pada anak diantaranya adalah dengan memberikan pendidikan karakter di sekolah , mengenalkan dan membiasakan hal-hal positif pada anak dalam lingkup kluarga dan memberikan pengarahan atau pengertian tentang hal- hal positif yang bisa diterapkan dan dilakukan dalam lingkungan masyarakat. Oleh karena itu, untuk membentuk/membangun karakter positif pada anak diperlukan upaya terencana dan sungguh-sungguh diterapkan yang dikenal sebagai pendidikan karakter. Ada beberapa proses untuk terjadinya pembentukan yaitu pengenalan, pemahaman, penerapan, pengulangan / pembiasaan, pembudayaan, internalisasi menjadi karakter.

PENGERTIAN PROSES PEMBENTUKAN KARAKTER

            Merupakan usaha atau suatu proses yang dilakukan untuk menanamkan hal positif pada anak yang bertujuan untuk membangun karakter yang sesuai dengan norma , dan kaidah moral dalam bermasyarakat. Ada tiga faktor yang sangat penting dalam proses pembentukan karkter anak yaitu faktor pendidikan (sekolah), lingkungan masyarakat, dan lingkungan keluarga.

PEMBENTUKAN KARAKTER DI SEKOLAH

         Dalam lingkungan sekolah seorang figur yang berperan penting dalam pembentukan karakter seorang anak adalah guru. Guru merupakan salah satu komponen yang vital dalam proses pendidikan. Hal tersebut dikarenakan proses pendidikan tanpa adanya guru akan menghasilkan hasil yang tidak maksimal. Fungsi guru bukan hanya sekedar tenaga pengajar tetapi juga merupakan tenaga pendidik. Mendidik dalam moral dan kualitas peserta didiknya. Di sekolah, pendidikan karakter juga hendaknya diwujudkan dalam setiap proses pembelajaran, seperti pada metode pembelajaran, muatan kurikulum, penilaian dan lain-lain.

SD Islam Bunga Bangsa Melaju Ke Tingkat Nasional Lomba Budaya Mutu Sekolah


Alhamdulillah SD Islam Bunga Bangsa melaju ke Tingkat Nasional. Pemberitahuan tersebut secara resmi disampaikan secara langsung dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi kepada Bapak Supriyadi Kepala Sekolah SD Islam Bunga Bangsa. Babap Final akan diselenggarakan di Padang bertempat di Pangeran Beach Hotel. pada tangga 2-6 Nopember 2015 mendatang
Lomba Budaya Mutu merupakan program dari Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar, Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Sebelum tampil di tingkat nasional, SD Islam Bunga Bangsa telah menjalani penilaian lomba budaya mutu tingkat provinsi, September lalu. SD swasta terbaik Kota Samarinda  ini, menjalani dua tahap penilaian, yakni penyusunan portofolio dan visitasi lapangan dengan tim penilai Professor Kama Abdulhakam (UPI Bandung) dan P Haryadi dari  Direktorat Kemendikbud Jakarta 

Lomba Budaya Mutu merupakan program dari Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar, Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Budaya mutu merupakan pelaksanaan dari aturan dan tata tertib yang disepakati oleh warga sekolah , dihayati dan dilakukan terus menerus sehingga menjadi sebuah kebiasaan.

Dalam penjurian kali ini tim visitasi budaya mutu terjun langsung ke SD Islam Bunga Bangsa untuk melihat berbagai kegiatan yang ada. penilaian Visitasi secara keseluruhan (whole school) setelah proses penilain portofolio. Tim LBMS melakukan verifikasi, klarifikasi data yang ada didokumen mutu pendidikan (Portofolio) yang telah dikirimkan beberapa waktu yang lalu. apa sesuai dengan kenyataan dilapangan.

Kategori ini yaitu :
1) Budaya mutu pembelajaran, 
2) Budaya mutu ekstrakurikuler kesenian, 
3) Budaya mutu manajemen berbasis sekolah serta lingkungan sekolah yang bersih dan sehat, 
4) Budaya mutu pengelolaan perpustakaan sekolah 

Budaya mutu sekolah merupakan faktor yang penting dalam membentuk siswa menjadi manusia yang memiliki sikap penuh optimisme, berani, terampil, berperilaku kooperatif, individu yang ulet, disiplin, beretos kerja yang tinggi, pandai menangkap peluang.

Seluruh Civitas Sekolah Berharap semoga SD Islam Bunga Bangsa Mendapatkan Hasil Terbaik dalam Lomba Budaya Mutu Sekolah Tingkat Sekolah Dasar. Aamiin

News Letter September 2015

News Letter 2015 dapat dibaca online dan diperoleh di Perpustakaan Sekolah Islam Bunga Bangsa


Teks Fiksi Sejarah, Pembelajaran tematik Tema 2 Subtema 2 PB 5

Kamis, 01 Oktober 2015, Siswa(i) kelas 6 Kapuas melaksanakan kegiatan pembelajaran di ruang perpustakaan untuk menggunakan buku penunjang yang berisi teks Fiksi Sejarah yang merupakan Pembelajaran Tematik Tema 2 Subema 2 PB 5, dengan didampingi oleh Bapak Yoshimar Akbar, S.Pd.

Teks Cerita Sejarah adalah teks yang didalamnya menjelaskan/menceritakan tentang fakta/kejadian masa lalu yang menjadi asal muasal sesuatu yang memiliki nilai sejarah.

Didalam teks cerita sejarah, disampaikan pengisahan suatu deretan pristiwa yang disusun bedasarkan kronologi waktu. Teks Cerita sejarah berkaitan dengan teks narasi.

Teks cerita sejarah disampaikan bedasarkan pada pristiwa pritiwa yang terjadi di lapangan dan membentuk kisah sejarah teks tersebut.

Teks Cerita Sejarah dibagi menjadi 2 :

Visitasi Lomba Budaya Mutu Sekolah Tingkat Nasional Tahun 2015

Prof. Kama Memeriksa Dokumen Perpustakaan, Didampingi
Oleh Kepala Sekolah beserta Wakur, Wakasis dan Waka Sapra
Prof. Kama diterima Oleh Ketua Yayasan Ibu Elin,
Kepala Sekolah Bpk.Supriyadi dan Wakur Ibu Yeny


Kamis, 01 Oktober 2015, Sekolah Islam Bunga Bangsa Mendapatkan Kunjungan Visitasi Oleh Bapak Prof. Dr..H.Kama Abdul Hakam, M.Pd  (UPI Bandung) dan Bapak Haryadi dari Direktorat Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta dalam rangka penilaian Lomba Budaya Mutu Sekolah Tingkat Nasional. Para tamu diterima langsung Oleh Ketua Yayasan Ibu Elin Nurmi Murahhati, S.S dan Jajaran Manajemen SD Islam Bunga Bangsa Bapak Drs. H.Supriyadi, SE, didampingi Waka Kurikulum Ibu Yeny Duwi Seviawati, S.T, Waka Kesiswaan Bapak Nu'man Abdullah, SP serta Waka Sarana dan Prasarana Bapak Yosimar Akbar, S.Pd, bertempat di ruang pertemuan Sekolah Islam Bunga Bangsa. Para tamu disambut dengan persembahan tari dari siswa(i) ekskul Tari binaan Ibu Venty Sukistiawati, S.Psi.

Kunjungan Visitasi ini dalam rangka penilaian secara keseluruhan (whole school) setelah proses penilain portofolio. Tim LBMS melakukan verifikasi, klarifikasi data yang ada didokumen mutu pendidikan (Portofolio) yang telah dikirimkan beberapa waktu yang lalu.

Kegiatan Lomba Budaya Mutu di Sekolah Dasar ini dimaksudkan untuk memberikan apresiasi dan motivasi para pelaku pendidikan dalam melakukan pembinaan budaya mutu untuk mewujudkan pengembangan bakat, prestasi maupun kepribadian siswa selaras dengan program peningkatan dan pembinaan mutu sekolah dasar pada tingkat nasional.

Lomba Budaya Mutu di Sekolah Dasar tahun 2015 dilaksanakan bersamaan dengan Lomba Klub Olahraga SD, yang diikuti oleh 34 provinsi di seluruh Indonesia. dari 170 sekolah yang berhasil masuk ke tingkat Nasional Akan dipilih 12 sekolah untuk masuk ke babak Final.

Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Dan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dalam rangka Pembinaan Peningkatan Budaya Mutu Di Sekolah Dasar, melaksanakan pemilihan sekolah model terbaik Sekolah Berbudaya Mutu. 

Pemilihan ini difokuskan pada penilaian mutu pendidikan secara keseluruhan (whole school), dengan tetap memberikan apresiasi kepada sekolah yang memperlihatkan katergori tertentu dari mutu yang dinilai.  Kategori ini yaitu  :
1) Budaya mutu pembelajaran, 
2) Budaya mutu ekstrakurikuler kesenian, 
3) Budaya mutu manajemen berbasis sekolah serta lingkungan sekolah yang bersih dan sehat, 
4) Budaya mutu pengelolaan perpustakaan sekolah 

What is the weather like?


By Ms. Dyan Widya Agustina and Mr. Putra Sinatria

In this unit, the students were requested to use the question "what is the weather like?" to ask about the weather around them.

They're asked to repeat the question by interviewing as many as possible students in their classroom in correct rising intonation and proper pronunciation.

In some cases, the question is easy to say, to pronounce; but the day the students practiced the question phrase, still, some of them had obstacle to overcome the 'must correct pronunciation' feelings.

However, the lesson on that day on things living in the desert, a story on how amazing a camel is and some vocabularies on weather were fun and inspiring.

Bimbingan Teknis Calon Tenaga Pengajar Perpustakaan Tahun 2015 Oleh Badan Perpustakaan Provinsi Kalimantan Timur


Dari kiri : Bapak Drs.H.Sumindar, M.Si, Ibu Dra.Hj.Sri Retno Sulasmi, W.M.Si
dan Bapak Ahmad Muslim, S.Pd, M.Pd
Selama 3 hari (Tanggal 28-30 September 2015) Badan Perpustakaan Provinsi Kalimantan Timur melaksanakan kegiatan Rakor Pengurus Daerah Ikatan Pustakawan Indonesia (PD.IPI) yang dirangkai dengan kegiatan Bimbingan teknis Calon Tenaga Pengajar Perpustakaan, bertempat di Ruang Balai Pustaka, Lantai II Badan Perpustakaan Provinsi Kalimantan Timur.

Kegitan Bimtek di buka oleh Kepala Badan Perpustakaan Provinsi  Kalimantan Timur, Ibu Drs.H.Sri Sulasmi Retno W., M.Si. didampingi oleh Bapak Drs. H. Sumindar, M.Si, Ketua PDIP Kaltim dan Kabid. Pengembangan dan Pembinaan Badan Perpustakaan Provinsi Kalimantan Timur. dengan menghadirkan Widyaiswara dari Pusat Pendidikan dan Pelatihan Perpustakaan Nasional RI.

Adapun Materi yang diberikan pada kegiatan bimtek ini adalah :
  1. Membuat Rancang Bangun Pembelajaran Mata Diklat (RBPMD) atau Garis Besar Program Pembelajaran (GBPP) 
  2. Membuat Satuan Pembelaran (SAP) atau Rencana Pembelajaran (RP) 
  3. Menyusun Bahan Ajar 
  4. Manajemen Kelas 
  5. Praktek Mengajar dengan Presentasi
Pada kegiatan Bimtek kali ini diikuti oleh ± 38 Pustawan yang berasal dari Kabupaten dan kota yang berada di Kaltim . Bagi peserta Bimtek yang mendapatkan point tertinggi dan dianggap mumpuni untuk menjadi tenaga pengajar nantinya akan dijadikan tenaga pengajar dikegiatan bimtek atau diklat yang dilaksanakan oleh Badan Perpustakaan Provinsi Kalimantan Timur.



Bagi yang ingin mengetahui materi Diklat TOT Pustakawan dapat di lihat dibawah ini :

Peristiwa Setelah Proklamasi

Rabu, 30 September, siswa(i) kelas 6 Kapuas melaksanakan pembelajaran diruang perpustakaan guna mencari buku penunjang yang berisi mengenai peristiwa-peristiwa setelah proklamasi, dengan didampingi  oleh Bapak Dadang Chandra Lesmana, S.Pd.

Peristiwa Penting Sesudah Proklamasi Kemerdekaan



Negara kita Indonesia menyatakan kedaulatannya pada tanggal 17 Agustus 1945, dan dinyatakan oleh Ir. Soekarno. Proklamasi tersebut dilaksanakan pada pukul 10.00 WIB di jalan Pegangsaan Timur no. 56, Jakarta (rumah Soekarno saat itu). Namun, tak disangka, jika seharusnya setelah proklamasi kita dapat mengurus negara kita sendiri, ternyata kita masih diganggu oleh Belanda yang ingin berkuasa lagi di Indonesia. Tentu saja kita sebagai bangsa yang kuat melawan, dengan puncaknya serangan umum 1 Maret 1949 yang mendorong diakuinya kedaulatan RI di dunia. Adapun peristiwa-peristiwa penting sesudah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia diantaranya adalah :