English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Cari Postingan

Juara 3 Lomba bercerita oleh Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Samarinda Tahun 2015

Laporan : Nurli Dwinata, S.Pd (Waka Kesiswaan SD ISlam Bunga Bangsa)


Sabtu, 04 April 2015, bertempat di GOR Segiri Samarinda,  Siswi SD Islam Bunga Bangsa Samarinda, Asuhan Ibu Suci Rani Fatmawati, S.Pdi berhasil membawa Siswa Amyra Zahwa Wicaksana meraih juara 3 Lomba Bercerita yang diadakan oleh  Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah, yang diikuti oleh siswa(i) SD Kelas 4 dan 5 Se Kota Samarinda.

Membaca merupakan unsur penting dalam pendidikan, baik bersifat formal maupun non formal yang harus tetap dijaga dan ditingkatkan esensinya melalui berbagai upaya pembinaan dan pengembangan kegemaran membaca. Undang-undang No. 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan BAB XIII pasal 48 (1) Mengisyaratkan bahwa pembudayaan kegemaran membaca dilakukan melalui tiga jalur yaitu Keluarga, Satuan Pendidikan dan Masyarakat.
Pembudayaan Kegemaran Membaca ini lebih mudah ditanamkan pada anak sedini mungkin dan berlanjut secara terus menerus. Mewujudkan anak yang mempunyai kegemaran membaca, dapat ditumbuhkan disekolah dengan mengoptimalkan seluruh potensi sumber daya Perpustakaan yang ada di Perpustakaan Sekolah. Dalam rangka mengembangkan kegemaran membaca ditingkat SD/MI dan melestarikan budaya daerah serta bersatu dalam aneka ragam kebudayaan, bersatu dalam perbedaan yang saling menghormati dalam memperkokoh persatuan Bangsa,
Tujuan
Amyra Bersama Ibu Suci Rani Fatmawati
Guru Pembimbing pada kegiatan ini.
  1. Menumbuhkembangkan kegemaran membaca melalui berbagai bacaan dan Media untuk menanamkan cinta kebudayaan bangsa, persatuan dan kesatuan.
  2. Menarik Minat Baca anak tentang buku-buku cerita budaya Daerah (local) dan Nasional.
  3. Menumbuhkembangkan kecintaan akan budaya Nusantara.
Materi Lomba
  1. Judul Cerita adalah cerita rakyat daerah/nasional yang ada pada Perpustakaan Sekolah masing-masing atau Perpustakaan Umum Kabupaten/Kota setempat.
  2. Peserta diwajibkan menceritakan 1 judul buku cerita rakyat daerah/nasional.
  3. Cerita rakyat daerah/nasional yang dibawakan harus di copy dan dimasukan kepada panitia sebelum lomba.
Komponen Penilaian
  1. Penampilan, lebih ditekankan kepada penampilan peserta apakah ia tampil dengan santai/wajar, penuh percaya diri, meyakinkan dan mantap.
  2. Cara bercerita/Teknik Bercerita, para peserta hendaknya memulai atau mengakhiri penampilan dirinya dengan memperhatikan hal-hal seperti : volume suara, artikulasi, diksi, tempo dan kecepatan serta proyeksi.
  3. Penguasaan Panggung
  4. Penguasaan Materi, peserta harus menguasai isi cerita dan menghayati cerita yang dibawakan, juga harus melakukan improvisasi maupun penyesuaian fantasi dan imajinasi dalam berintegrasi dengan materi cerita yang dibawakan.