English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Cari Postingan

Talk Show Interactive Video Conference "Hadir Untuk Negeri" Lounching Pustaka Digital (PaDi) di Plaza Telkom Samarinda


Kamis, 04 Mei 2016, Bertempat di Halaman Plaza Telkom Jalan Awang long Samarinda, sebanyak ± 40 tamu undangan berasal dari kalangan Kepala Sekolah, Guru, Pustakawan dan Pelajar turut hadir dalam Talk Show Interactive Video Conference dari lokasi acara di Gedung Menara Multimedia Kebon Sirih Lantai 3, Jakarta yang merupakan Program Sinergi BUMN "Hadir Untuk Negeri" Launching PaDI (Pustaka Digital Indonesia) persembahan PT. Telkom dan Balai Pustaka yang di hadiri kepala Dinas Pendidikan Kota Samarinda bapak Asli Nuryadin dan Kepala Badan Perpustakaan Provinsi Kalimantan Timur ibu Ardiyansyah. 

Kegiatan ini berlangsung secara live ditiga kota melalui video conference yaitu  Banda Aceh, Samarinda dan Irian Jaya.

Diresmikan secara simbolis oleh Mendikbud bapak Anis Baswedan dan Menteri BUMN dan dibuka secara umum oleh CEO TELKOM Group Bapak Alex J.Sinaga.



-----

Sebagai salah satu implementasi program "BUMN Hadir Untuk Negeri" dan mendukung program Taman Bacaan Masyarakat dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk atau Telkom menyediakan Pustaka Digital atau disingkat PaDi di 1.000 lokasi seluruh Indonesia.

Hal itu ditegaskan CEO Telkom Group, Alex J. Sinaga, dalam acara BUMN Hadir untuk Negeri Bagi Dunia Pendidikan Indonesia yang ditandai peluncuran Pustaka Digital. Acara yang berlangsung di Menara Multimedia Jakarta itu dihadiri Menteri BUMN Rini Soemarno serta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan, Rabu (4/5).

Dalam sambutannya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan mengapresiasi Telkom atas diluncurkannya PaDi. 

"Terimakasih kepada Telkom yang telah menjadi contoh BUMN yang telah menerima pendapatan dari masyarakat, lalu mengembalikannya kembali dalam bentuk yang bermanfaat,” terangnya.

Anies juga berharap dengan hadirnya teknologi digital melalui PaDi, dapat meningkatkan minat dan daya baca masyarakat, khususnya yang berada di daerah-daerah luar perkotaan. "Teknologi dianggap sebuah kemewahan bagi masyarakat perkotaan. Namun di daerah-daerah non perkotaan, teknologi menjadi sebuah kebutuhan bagi mereka," imbuhnya.

Telkom sebelum ini telah memiliki platform komersial Qbaca yang merupakan e-book store atau toko buku digital yang di dalamnya terdapat bebagai pustaka dari berbagai penerbit. Melalui PaDi yang merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR), Telkom bermaksud memberikan akses seluruh pustaka digital milik berbagai penerbit tersebut secara gratis kepada seluruh lapisan masyarakat. Adapun revenue share kepada penerbit tetap menjadi tanggung jawab Telkom.

Salah satu penebit yang menjalin kerjasama dengan Telkom adalah Balai Pustaka. Kerjasama ini merupakan salah satu implementasi sinergi BUMN dimana Telkom menyediakan e-library bagi buku digital Balai Pustaka serta berperan sebagai delivery channel. Sehingga saat ini masyarakat dapat membaca karya sastra legendaris milik Balai Pustaka secara digital baik di Qbaca maupun PaDi.

Dalam kaitan penyediaan PaDi Telkom berkomitmen hingga akhir tahun 2016 menyediakan 1000 lokasi Pustaka Digital yang tersebar di seluruh Nusantara yang berlokasi di Grapari Telkomsel, Wifi Corner dan Plasa Telkom. Saat ini telah tersedia di 34 provinsi di Indonesia sebanyak lebih dari 200 lokasi PaDi.

"Pustaka Digital dapat dimanfaatkan seluruh masyarakat untuk mengakses beragam bacaan yang tersedia tidak hanya terbitan Balai Pustaka namun juga berbagai pustaka lainnya yang sudah tersedia sebelumnya dalam aplikasi Qbaca," kata Alex J. Sinaga.

Pengembangan teknologi digital dan pemanfaatannya oleh masyarakat secara luas telah menjadi perhatian Telkom. Sebagai BUMN yang berada di depan dalam pengembangan teknologi di Indonesia Telkom ikut bertanggung jawab mendorong pembentukan masyarakat digital Indonesia.

Menteri BUMN Rini Soemarno dalam sambutannya mengapresiasi Telkom meluncurkan PaDi, "Saya yakin dan bangga kepada Telkom dalam mengembangkan ICT, seperti PaDi. Dengan demikian Kementerian BUMN berharap dapat terus mendukung program Kemdikbud dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia," jelasnya.

Selain PaDi, masih dalam kerangka BUMN Hadir untuk Negeri” dan bertepatan dengan Peringatan Hari Pendidikan Nasional Telkom telah menghadirkan Program Indonesia Digital Learning (IDL) dan My Teacher My Hero. IDL merupakan program pelatihan ICT bagi para guru. Tujuannya agar para guru mampu memanfaatkan ICT sebagai sarana peningkatan kompetensi, kualitas proses belajar mengajar serta mendorong siswa untuk mampu mengoptimalkan ICT dalam proses belajar.

Program My Teacher My Hero merupakan bentuk apresiasi Telkom kepada para guru terbaik yang telah memanfaatkan ICT dalam proses belajar mengajarnya.

Program "BUMN Hadir untuk Negeri" sendiri sejatinya ditujukan untuk mendorong setiap BUMN agar kehadirannya dapat memberikan dampak positif terhadap masyarakat dan benar-benar dirasakan manfaatnya bagi lingkungan sekitar dan seluruh bangsa pada umumnya.

"Melalui berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan yang fokus pada pengembangan masyarat digital Indonesia Telkom berharap mampu memberikan manfaat secara luas bagi peningkatan kompetensi dan daya saing global bangsa sehingga mampu berkompetisi di kancah internasional. Semua ini kami persembahkan untuk Indonesia," kata Alex J. Sinaga. [ald]